Jumat, 19 Mei 2017

Wisata Air Garam, Lembah Baliem,Wamena

Assalamualaikum Wr. Wb
Kembali lagi ke blog ini,, hehe..  kita lanjutkan petualangan kita menjelajah tempat-tempat yang menakjubkan, tempat-tempat yang unik, destinasi wisata yang belum banyak orang tau, dan masih tersembunyi yang menunggu kita untuk mendatanginya dan mempelajarinya.

Kita tau wamena merupakan daerah di salah satu pegunungan tengah Jayawijaya. Ketinggian wamena berkisar di ketinggian 1600 meter diatas permukaan laut, akan tetapi ada keajaiban alam disini. Air asin diatas gunung,, ya Air asin diatas gunung!! Biasa nya kita akan menemukan air asin hanya di laut, tetapi di wamena, kita akan menemukannya, jaraknya sangat jauh sekali dari laut. Ya, itulah Air garam yang terletak di distrik Asotipo, Kabupaten Jayawijaya

Air garam ini lebih tepatnya terletak di desa air garam ,distrik Asotipo Kabupaten Jayawjiaya, Provinsi Papua. Sebuah keajaiban Allah SWT, keajaiban karena air garam ini berada diatas gunung dan bukan dipantai. Air garam di distrik Asotipo ini memiliki ketinggian diatas 2000 meter diatas permukaan air laut, bentuknya hanya kolam kecil dengan ukuran kira-kira 1x3 meter. Di sekelilingnya adalah bukit dengan pohon-pohon yang rindang, orang-orang masih jarang kesini karena akses jalan yang masih sulit. 

Menurut legenda yang beredar di masyarakat wamena, air garam ini terbentuk karena tangisan seorang putri yang di tinggal oleh kelompoknya yang nomaden, dulu kelompok ini berpindah-pindah tempat, dan setelah tiba di daerah asotipo, putri rombongan itu terpisah, karena sedih ditinggal oleh kelompoknya, maka menangislah putri tersebut dan terciptalah air garam tersebut. Itulah legenda yang beredar dari air garam tersebut. 

Distrik Asotipo dapat ditempuh dengan melewati jalur darat dari kota wamena, dengan menggunakan mobil atau motor dapat ditempuh dalam waktu paling lambat 30 menit, kita bisa menaiki angkutan umum dari Pasar Woma di wamena dengan menaiki angkot jurusan SG (Sogokmo) dengan membayar 15000 rupiah. Tetapi jika kita naik angkot, angkotnya tidak langsung jalan,tapi menunggu sampai penuh, jadi bersiaplah untuk berdesak-desakan. Siap-siap merasakan goncangan, karena angkot yang kita naiki mobil yang cukup tua dan sebenarnya tidak layak jalan, tetapi tetap dipaksakan untuk jalan.

Kita akan menyusuri jalan aspal, tetapi pada titik tertentu kita akan melewati jalan tanah bekas tanah longsor yang terjadi disitu, jalannya cukup rusak dan berbatu. Area yang terkena longsor sangat luas, karena tanah yang longsor juga cukup banyak, membuat pemandangan sekitar jadi cukup indah.


Kendaraan yang kita naiki, hanya akan sampai di desa Sogokmo, untuk melanjutkan perjalanan kita akan lanjutkan dengan berjalan kaki, menaiki tanjakan yang cukup tinggi, waktu tempuh untuk sampai ke air garam sekitar 1 jam berjalan kaki. Diharuskan memiliki fisik yang prima karena jalur yang dilewati cukup membuat lelah , apalagi jika kita mendaki disiang hari, panas terik matahari bisa membuat kita kelelahan. 

Ada kejadian menarik pada saat saya naik ke desa air garam, hujan rintik-rintik mulai turun, di sogokmo juga hujan mulai deras, hujan rintik disertai sinar matahari akan menghasilkan pelangi, dan pelangi tersebut terbentuk dibawah kami, ya, dibawah kami. Kami berjalan lebih tinggi dari pelangi.



Dari spot pelangi tersebut, masih lanjut keatas lagi sekitar 45 menit lagi, sepanjang perjalanan kita akan disuguhi pemandangan pegunungan tengah jayawijaya beserta hutan-hutan yang masih alami. Kita juga akan melewati perkampungan desa air garam, lumayan banyak warga yang tinggal disni, selanjutnya adalah kebun warga, yang ditanami sayuran lokal seperti kol wortel, ubi dan lainnya.

Melewati kebun, kita akan masuk ke sungai kecil yang penuh dengan batu, baik batu besar maupun kecil, air mengalir melewati batu-batu tersebut, air yang mengalir sangat jernih dan juga dingin sekali, segar sekali jika ingin langsung diminum.


Melewati sungai tersebut, sampailah kita ke air garam, perjalanan tidak akan terasa berat, karena pemandangan yang kita lewati sangat menakjubkan, dan juga keramahan orang-orang di desa air garam, membuat rasa lelah yang kita alami akan hilang. 


Merasakan air garam adalah hal wajib dilakukan disini, saya sendiri langsung meminum airnya, dan memang sangat asin, seperti air laut. Sungguh keajaiban , ada air laut yang asin bisa ada diatas gunung, didaerah ini, tidak hanya wisata air garam, tetapi ada juga air terjun yang sangat indah, air yang mengalir deras, sangat dingin, sangat memanjakan mata yang melihat, diapit oleh tebing-tebing yang tinggi menambahkan keeksotisan tempat, recommended place if you go to wamena!!!!!


Itulah tadi, wisata air garam dan air terjun desa air garam distrik asotipo, Indonesia itu luas, berkelana lah, kau akan menemukan betapa indahnya Indonesia, dengan berbagai keeksotisan tempatnya, sampai ketemu di postingan mengenai tempat-tempat berikutnya,.. 
Wassalamualaikum Wr. Wb

3 komentar:

  1. Terimakasih artikelnya tentang Wamena . Sekarang saya sedang berada di Wamena . Insya Allah saya akan ke air garam Asotipo .

    BalasHapus
  2. Infonya mantap, jangan lupa kalo butuh rental / Sewa mobil khususnya di wamena, silahkan kunjungi Rental dan Sewa Mobil Wamena

    BalasHapus

Goa Lokale, Goa Tak berujung, Wamena, Papua

Assalamualaikum,,, ya kita akan membahas lagi,, tempat-tempat yang telah saya kunjungi,, tempang yang eksotis dan menakjubkan sehingga kita...